Utang Obat Tak Terbayar, RSUD Malah Beli Mesin ICU hingga Rp 30 M

16 Juni 2017 
99

BEKASI - Tak tanggung-tanggung biaya pembelian alat Intensive Care Unit (ICU) milik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi mencapai Rp 30 miliar. Pembelian itu dibiayai dari APBD 2017, untuk 20 peralatan.

"Pembelian mesin ICU tahun ini sudah diintruksikan Wali Kota Bekasi melalui Bappeda, " kata Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Kota Bekasi, Tri Sulistyaningsih.

Wanita yang akrab disapa Sulis mengaku, pembelian peralatan ICU rencananya akan ditempatkan di gedung baru yang terletak di Mayor Oking, Bekasi Timur yang berjarak hanya 100 meter dari lokasi gedung yang lama. 

Sulis menjelaskan, jumlah ICU saat ini hanya sembilan unit dan dianggap kurang, sehingga pasien yang membutuhkan penanganan intensif terpaksa mencari peralatan itu ke rumah sakit lain. Peristiwa ini sempat dialami oleh Reny Wahyuni, 40, warga Medansatria, Kota Bekasi yang ditolak oleh tujuh rumah sakit di Kota Bekasi dengan alasan ruang ICU penuh.

Perlu diketahui, saat ini pihak RSUD sudah memiliki sembilan unit ICU, kemudian lima unit Neonatal Intensive Care Unit (NICU) dan lima unit Pediatric Intensive Care Unit (PICU). Dengan demikian, jumlah peralatan ICU nantinya berjumlah 29 unit. "Penambahan ruang ICU untuk meminimalisasi kasus yang dialami oleh pasien Reny, sehingga pasien yang membutuhkan ruang ICU bisa ditangani dengan baik," tutupnya.

PTR

 


comments