6 Tahun Tanpa Kejelasan, Demo Kasus Fee 2 Persen Bakal Bergulir

24 November 2016 
1210

BEKASI - Sejumlah kasus korupsi di Kota Bekasi terus menjadi sorotan pegiat anti korupsi. Bekasi Krisis Center mulai mempertanyakan hilangnya kasus korupsi fee 2 persen yang diduga melibatkan beberapa anggota dewan. Pasalnya, mereka yang diduga menikmati uang haram tersebut masih bebas berkeliaran. “Kasus fee 2 persen yang diduga melibatkan anggota dewan sampai sekarang tidak ada lagi kelanjutannya. Padahal, banyak dari mereka yang dicurigai terlibat masih bercongkol di gedung wakil rakyat,” kata kordinator Bekasi Crisis Center, Edo Saputra melalui pesan singkat yang diterima pada Rabu (23/11). Edo menjelaskan, kasus fee 2 persen sebesar Rp 4 miliar itu terjadi pada tahun 2010. Dan saat reka ulang yang dilakukan di Kampung Dua Ratus, Kota Bekasi jelas sekali ada keterlibatan sebagian wakil rakyat. “Kami akan konsolidasikan teman-teman. Bila perlu kami akan melakukan aksi masif ke Jakarta untuk mempertanyakan kelanjutan kasus fee 2 persen,” ucapnya. Edo mengaku, kasus ini sudah jalan ditempat selama enam tahun. Seharusnya, ada keputusan yang bisa menyebutkan siapa-siapa saja yang terlibat. “Kalau digantung begini kan tidak ketahuan apakah mereka yang diduga terlibat atau tidak. Butuh kejelasan hukum. Makanya kami dalam waktu dekan akan melakukan demo,” tutupnya. (dbs) 


comments