Terlibat Tawuran, Satu Pelajar Tewas

29 Oktober 2016 
108

BEKASI - Muhamad Aldy Rifansyah, 16, seorang siswa SMK BKM Kabupaten Bekasi tewas setelah dibacok pelajar lainnya di Jalan Raya Diponogoro, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Sementara lawannya, Rizal, 16, siswa SMK YP terbaring kritis. Kedua korban mengalami luka sabetan senjata tajam. “Korban tewas karena mendapat enam luka bacokan. Sedang, untuk korban kritis yang tak lain lawan tawurannya telah mengalami luka bacok di kepala,” kata Kapolsek Tambun, AKP Bobby Kusumawardhana, kepada wartawan. Bobby menduga, kedua korban Rizal dan Aldy berduel menggunakan senjata tajam pada tawuran Rabu (26/10/2016) malam itu. Hanya saja, Rizal lebih dulu terkena sabetan senjata tajam milik Aldy, hingga jatuh tersungkur. Tak terima Rizal dibacok, kata Bobby, ada lima rekannya ikut membantu yakni DP, 17, F,18, IR, 17, R 17, dan EL 17, lalu mengeroyok Aldy dengan senjata tajam clurit. “Korban Aldy langsung tewas di lokasi kejadian,” jelasnya. Sebelum memulai tawuran, Bobby menceritakan, sepulang sekolah para pelajar dari dua sekolah itu lebih dulu berkumpul. Tak lama, tawuran itu pecah, dua kubu pelajar saling serang. Warga yang berang dengan aksi dua kelompok pelajar itu langsung melerai. Tak lama, setelah bubar, warga mendapati kedua korban tergeletak di pinggir jalan. Bobby menambahkan, sudah ada empat orang saksi yang diperiksa atau kejadian. Hasil keterangan yang didapat petugas, bila dua sekolah itu sudah merencanakan tawuran. “Motifnya ada salah satu tawuran yang diludahi, sehingga berujung tawuran,” ujarnya. Kini, lima pelaku pembacokan, akan dijerat UU RI No. 35 tahun 2014 tentang kepemilikan senjata tajam/senjata api tanpa izin jo Pasal 170 ayat 3 KUHP tentang pengeroyokan yang mengakibatkan korban tewas dengan hukuman penjara di atas 10 tahun. (put)  


comments